Kementerian PU Lelang Paket Pekerjaan Rp42,56 Triliun - PPK JEMBATAN TANO PONGGOL
Headlines News :
Home » » Kementerian PU Lelang Paket Pekerjaan Rp42,56 Triliun

Kementerian PU Lelang Paket Pekerjaan Rp42,56 Triliun

Written By Karyawanta on Senin, 13 Januari 2014 | 18.07

Kementerian PU Lelang Paket Pekerjaan Rp42,56 Triliun

Jumat , 10 Jan 2014 

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melelang 7.272 paket pekerjaan senilai Rp42,56 triliun pada tahun anggaran 2014. Kepala Pusat Pengolahan Data Kementerian PU Kemas M. Nur Asikin menyebutkan, sebelumnya direncanakan sebanyak 12.524 paket pekerjaan dengan nilai Rp64 triliun akan dilelang pada tahun ini.

Dia melanjutkan, namun, guna menekankan efiseinsi dan efektifitas, Kementerian PU memutuskan tidak melakukan pelelangan pada paket-paket pekerjaan kecil. "Jadi dari pagu anggaran tahun ini Rp84 triliun, hampir setengahnya merupakan paket pekerjaan yang dilelangkan," ungkapnya dalam Temu Wartawan di Jakarta, Kamis (9/1).

Berdasarkan data Kementerian PU, hingga kemarin, sebanyak 5.891 paket pekerjaan senilai Rp33,9 triliun sedang dalam proses tender atau sudah dilelang, terdiri dari 37 paket pekerjaan Sekretariat Jenderal senilai Rp40,64 miliar. Kemudian, 91 paket pekerjaan Ditjen Penataan Ruang sebesar Rp215,88 miliar, dan 2.662 paket pekerjaan Ditjen Bina Marga Rp24,74 triliun,

Selain itu juga telah ditenderkan, dan 936 paket pekerjaan Dirjen Cipta Karya dengan nilai Rp1,5 triliun, 2.153 paket pekerjaan Ditjen Sumber Daya Air senilai Rp7,45 triliun, 8 paket pekerjaan Badan Penelitian dan Pengembangan sebesar Rp8,5 miliar, dan 4 paket pekerjaan Badan Pembinaan Konstruksi Rp3,2 miliar.
“Sampai Kamis, 9 Januari 2014 jam 07.42, jumlah paket pekerjaan yang sudah masuk proses lelang sudah 79,79 persen,” tutur Asikin.

Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Konstruksi, Hediyanto Husaini mengutarakan, guna mempercepat terserapnya seluruh paket lelang, maka Kementerian PU akan melakukan percepatan dengan mengubah jadwal tender. Saat ini Kementerian PU akan melakukan percepatan dengan melakukan pelelangan pada November sampai Februari.

"Pelelangan ini bagian yang paling kritis dalam pembangunan, jadi PU berupaya melakukan percepatan untuk melakukan percepatan, dengan melakukan tender di luar tahun ini, sebagai langkah pelelangan," kata Hediyanto

Hediyanto menerangkan, Kementerian PU memilih melakukan percepatan pelelangan pada November sampai Februari, lantaran di bulan tersebut merupakan bulan atau waktu musim hujan di Indonesia.

"Untungnya karena musim hujan dari November  hingga Februari musim hujan yang tidak bisa bekerja kita, jadi masa-masa hujan ini kita manfaatkan untuk tender," sambungnya. (rnd)
Pusat Komunikasi Publik
100114
Share this article :

0 komentar :

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Post-Title 1

Description / Caption 1

Post-Title 2

Description / Caption 2

Post-Title 3

Description / Caption 3

Post-Title 4

Description / Caption 4

Post-Title 5

Description / Caption 5