Wakil Walikota Medan, Ir Akhyar Nasution Msi didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan Setdakot Medan, Qamarul Fattah, memimpin jalannya rapat koordinasi rencana teknik Pembangunan Underpass Katamso di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan, Selasa (30/8/2016).
Seperti yang diketahui, pembangunan Underpass (terowongan bawah) di Jalan Brigjen Katamso - Titi Kuning akan direalisasikan Oktober tahun ini. Kemudian diikuti dengan perbaikan simpang Jalan Karya Jaya dan rigid pavement (pembetonan) Jalan Sisingamangaraja Medan mulai Simpang Marindal sampai batas kota.
Tujuan pembangunan jalan ini tidak lain untuk mengurai kemacetan arus lalu-lintas, sekaligus memberikan ketenangan dan kenyamanan kepada masyarakat saat berkenderaan.
Mengingat pentignya underpass ini, Akhyar meminta agar pembanbangunan segera dilakukan sehingga dapat mengurai kemacetan didaerah tersebut.
“Apabila pembangunan secepatnya dilakukan tentunya dapat mengurai kemacaetan yang terjadi di kawasan tersebut. Untuk itu dalam rapat ini, kita bahas apa yang menjadi kendala dan solusi mengatasinya sehingga pembangunannya segera terealisasi secepatnya,” kata Akhyar.
Tidak hanya itu saja, Akhyar juga meminta gara pembangunan Underpass Katamso segera dimulai apabila kontrak telah ditandatangani. Bersamaan dengan itu Dinas TRTB diminta segera menyelesaikan ganti rugi, sehingga pembangunan tidak terkendala, termasuk pemindahan utilitas seperti kabel optik, kabel listrik dan pipa air milik PDAM Tirtnadadi yang ada di bawah jalan di lokasi pembangunan Underpass Katamso.
Selanjutnya menghindari terjadinya kemacetan arus lalu-lintas, Akhyar minta agar Dinas Perhubungan melakukan antisipasi.
“Saya minta Dinas Perhubungan dapat mengatasi kemacetan yang terjadi menyusul dilakukannya pembangunan Underpass Katamso. Kemudian saya juga minta Dinas TRTB membongkar seluruh reklame yang ada di lokasi yang terkena proyek pembangunan underpass, begitu juga dengan Dinas Pertamanan agar menebang pohon yang ada di lokasi sehingga pembangunan berjalan dengan lancar,” paparnya.
Melalui kesempatan ini, Akhyar menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat kota Medan apabila pembangunan Underpass Katamso maupun yang lainnya akan mengganggu kenyamanan dalam berlalu-lintas.
“Kita minta maaf atas ketidaknyaman yang terjadi nanti. Untuk itu kita minta dukungan dan pengertian seluruh warga Kota Medan dalam rangka menjadikan kota yang kita cintai ini menjadi lebih baik ke depannya,” harapnya.
rapat ini dihadiri oleh Kabid Pembangunan Jalan dan Pengujian Balai II Sumut, Ir Jhon Damanik, Kadis Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat, Kadis Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB), Syampurno Pohan, Kabag Adminsitarsi Pembangunan, Ahmad Basaruddin serta perwakilan dari PDAM Tirtanadi, PLN dan PT Telkom

0 komentar :
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !