Jalan Rusak Jalur Alternatif Fly Over Simpang Pos Diperbaiki - PPK JEMBATAN TANO PONGGOL
Headlines News :
Home » » Jalan Rusak Jalur Alternatif Fly Over Simpang Pos Diperbaiki

Jalan Rusak Jalur Alternatif Fly Over Simpang Pos Diperbaiki

Written By Karyawanta on Jumat, 15 November 2013 | 00.23

Rabu, 13 Nov 2013 08:52 WIB - http://mdn.biz.id/n/61649/
Jalan Rusak Jalur Alternatif Fly Over Simpang Pos Diperbaiki
MedanBisnis - Medan. Terkait rencana pengecoran beton di tempat untuk pembangunan jembatan layang (fly over) Simpang Pos, Jamin Ginting dan akan menutup simpang Jalan Jamin Ginting-Jalan AH Nasution Medan, beberapa jalan alternatif dipersiapkan.
Dinas Perhubungan (Dishub) Medan akan berkoordinasi ke Dinas Bina Marga Medan untuk membongkar speed humb atau "polisi tidur" pengganggu. Selain itu jalan alternatif yang rusak akan diperbaiki.

Hal itu diungkapkan Kadis Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat, Selasa kemarin, menyusul munculnya sejumlah keluhan warga terkait penutupan persimpangan tersebut hingga awal tahun 2014 atau selama proses pengecoran berlangsung.

Warga mengeluhkan, sejumlah jalur alternatif, baik jalan kecil maupun jalan besar yang dipersiapkan, kondisinya telah rusak dan berlubang ditambah banyaknya "polisi tidur" yang dinilai mengganggu kelancaran arus lalulintas dan merusak jalan.

"Polisi Tidur" Dibongkar
"Kalau untuk speed humb itu. Nanti akan kita kordinasikan dengan Dinas Bina Marga. Nanti kita minta mereka yang bongkar. Karena, memang nanti kami perlu turun ke lapangan bersama. Memang ada rencana itu. Sebelum Simpang Pos ditutup resmi. Nanti kita akan survey jalan dan analisis teknis apa saja yang diperlukan," kata Renward.

Renward juga mengakui jalur alternatif yang akan menjadi jalur pengalihan sementara, untuk kendaraan, selama proses pengecoran dan penutupan Simpang Pos itu menjadi perhatian pihaknya. Apalagi, dia memahami jalan tersebut dalam kondisi yang jelek dan terdapat banyak jalanan rusak maupun berlubang.

Mengenai hal itu, Renward sudah menekankan pada pihak pelaksana proyek maupun Balai Wilayah Jalan dan Jembatan untuk memperbaiki jalan kecil yang jadi jalur alternatif untuk diperbaiki. Karena nantinya selama proses penutupan, kendaraan akan dialihkan dan diarahkan ke jalur tersebut.

"Memang sudah kita minta itu. Kita minta saat pertama rapat bersama pelaksana proyek dan Balai Jalan dan Jembatan PU di Sumut. Kita sudah sampaikan untuk memperhatikan itu. Karena kita tidak mau, nantinya malah pengendara yang komplain pada kita. Jalur alternatifnya tidak didukung jalan yang baik," ujarnya.

Dia juga menjelaskan, sebelum penutupan jalan dilakukan. Nantinya, akan ada undangan rapat membahas hal teknis proses penutupan jalan termasuk sosialisasinya ke pengendara. Selain itu, akan ada rencana turun ke jalan bersama untuk mengecek langsung kondisi jalan dan sarana serta prasarananya.

Mengenai angkot, juga tidak ada perubahan arus karena akan diarahkan memutar di Simpang Selayang-Setiabudi. "Kita juga sudah minta rambu-rambu dibuat. Rambu itu dari pelaksana proyek. Rambu apa saja yang diperlukan. Teknisnya, nanti sepekan sebelum jalan ditutup.

Termasuk sosialisasi ke warga melalui selebaran, spanduk dan pamflet akan dibagikan ke pengendara," tegasnya.

Sejumlah warga memang mulai mengeluhkan kondisi jalan kecil yang menjadi jalur alternatif pengalihan arus. Salah satunya, Haryanti Lubis yang hendak menuju kampusnya di Jalan AH Nasution.

Setiap hari, dia melalui jalan kecil di depan Citra Garden persis di belakang Bandara Polonia lama. Jalur itu diakuinya, terdapat banyak "polisi tidur" dan rusak. "Kalau ini jadi jalur alternatif. Harus diperhatikan dan diperbaiki dong," harapnya. (sulaiman achmad)
Share this article :

0 komentar :

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Post-Title 1

Description / Caption 1

Post-Title 2

Description / Caption 2

Post-Title 3

Description / Caption 3

Post-Title 4

Description / Caption 4

Post-Title 5

Description / Caption 5